Lima Teladan Dari Steve Jobs
Steve Jobs merupakan tokoh yang
tak asing lagi di dunia, terutama bagi Anda yang pengguna produk-produk Apple.
Ya, benar. Steve Jobs merupakan pendiri dari perusaaan Apple yang menciptakan
produk-produk seperti Iphone, Macbook, Ipod, dan lain-lain.
Steve Jobs lahir di San Fransico,
Amerika Serikat pada 24 Februari 1955. Ia dikenal sebagai pribadi yang
perfeksionis, visioner, namun sering tak mampu mengendalikan amarahnya yang
besar. Pada akhir 1970an, Ia bersama rekannya Steve Wozniak dan Mike Markkula
merancang sebuah komputer dan memasarkan produk komputer pribadi pertama di
dunia. Mereka melakukannya di garasi
rumahnya dan sampai sekarang cerita ini salah satu yang terkenal.
Berikut ini beberapa prinsip dari
Steve Jobs yang patut untuk kita jadikan teladan dalam bekerja dan berkarya
yang dikutip dari Sejarah-dunia.com.
1. Steve Jobs Tidak Takut
Merintis Usaha
Ternyata perusahaan Apple berawal
dari perusahaan kecil yang bermarkas di garasi sebuah rumah. Steve dan rekan
seperjuangannya Wozniak merakit komponen komputer di garasi rumahnya. Saat itu,
mereka sedang mengerjakan pesanan 50 papan Apple 1 yang harus diantarkan ke
Byte Shop, sebuah toko elektronik yang tertarik dengan presentasi Jobs dalam
sebuah pertemuan Klub Komputer Homebrew. Dari sini kita belajar bahwa hal-hal
besar ternyata lahir dari hal kecil.
2. Kerjakanlah Apa Yang Anda
Cintai
Steve Jobs sangat mencintai
teknologi dan seni. Ia menghabiskan seluruh hidupnya untuk memadukan kedua hal
tersebut kedalam produk-produknya yang hebat. Dalam pidato diacara wisuda
mahasiswa Universitas Stanford 12 Juni 2005 ia berkata;
” Waktu kalian terbatas jadi,
jangan sia-siakan dengan menjalani hidup orang lain. Jangan biarkan kegaduhan
dari pendapat orang lain menenggelamkan suara dari dalam diri kalian sendiri.
Yang paling penting, beranilah untuk mengikuti kata hati dan intuisI kalian
karena entah bagaimana caranya. Kata hati dan intuisi itu sudah tahu kalian
ingin benar-benar menjadi apa nantinya. Yang lainnya tidak terlalu penting.”
3. Fokus, Teliti dan Pastikan
Semuanya Berjalan Sempurna
Walt Disney pernah berkata,
“Dapatkanlah gagasan yang baik dan patuhlah kepadanya. Tekuni dia, dan garap
dia sampai selesai, dan selesaikan dengan baik.” Agar mendapatkan hasil yang
sempurna, Steve lebih suka mengendalikan semuanya, semua proses produksi dari
desain sampai pemasaran tidak ada satupun yang luput dari pantauan Steve.
Ia benar-benar ingin memastikan
agar semuanya berjalan dengan sempurna. ” Aku baru 22 tahun, dan aku tahu bahwa
aku tidak siap menjalankan sebuah perusahaan sungguhan tetapi, Apple adalah
bayiku, dan aku tidak mau menyerahkannya dibawah kendali orang lain” kata Steve
Jobs sangat menyukai detail. Ia
ingin memastikan bahwa pengguna Mac akan mendapatkan sensasi luar biasa dari
produknya bahkan pada saat mereka membuka komputer dari bungkusnya. Soal detail
produk, Ia mendapat pelajaran dari ayahnya. ” Jika kau seorang tukang kayu yang
membuat lemari yang berlaci indah, kau tidak akan menggunakan selembar triplek
untuk bagian belakangnya, meskipun bagian itu menghadap dinding dan tak seorang
pun akan melihatnya.”
Hal itu yang diterapkan Jobs. Ia
menyuruh orang-orangnya memperbaiki kotak pembukus komputer Mac sampai lima
puluh kali untuk memastikan konsumen mendapat kesan luar biasa ketika pertama
kali membukanya. padahal kotak itu mungkin akan langsung dibuang ketika
konsumen membukanya.
Sumber referensi : Steve Jobs by
Walter Isaacson, Bentang

Komentar
Posting Komentar